Guru Menjadi Content Creator 

03 October 2022 Articles, Edutech, News

Salah satu hal yang menjadi perubahan dalam Kurikulum Merdeka adalah Guru membuat modul sesuai dengan mata pelajaran yang diampu, artinya Guru akan mendapat tugas baru sebagai Guru penulis. Tentunya menulis bukan hal yang asing bagi seorang Guru, seorang Guru pastinya sudah terbiasa untuk menulis materi yang akan diajar kepada peserta didiknya terlebih dimasa pandemi yang telah dilalui dimana Guru tidak hanya sekedar menulis materinya tetapi juga membuat perangkat pendukung untuk mempermudah penyampaian materi kepada peserta didiknya seperti membuat video, poster, infografis dan lain sebagainya untuk mempermudah peserta didik dalam memahami materi yang disampaikan oleh Guru. 

Tentu apa yang sudah dimulai oleh para Guru patut didukung karena hal tersebut merupakan salah satu bukti ada keinginan para Guru dalam melakukan perubahan dalam diri mereka yaitu meningkatkan kompetensi diri mereka dalam menunjang profesi yang mereka jalani. Ada salah satu poin penting jika seorang Guru menjadi penulis yaitu kelas yang lebih luas.  

Di zaman teknologi yang berkembang dengan sangat cepat saat ini tentunya ada perluasan dari kelas Guru yang semula sangat terbatas hanya dengan satu ruang kelas dan satu sekolah maka sekarang dunia ini menjadi kelas mereka dan semua peserta didik di dunia ini menjadi anak-anak mereka. Guru di Jakarta sangat mungkin untuk mengajar anak-anak di Kalimantan, Sulawesi bahkan di Papua sekalipun dan begitupun sebaliknya seorang peserta didik dapat memiliki Guru di Jakarta, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi bahkan bukan tidak mungkin seorang peserta didik akan dapat memilih Gurunya sendiri sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan mereka dalam belajar.  

Dengan bantuan teknologi yang berkembang sangat pesat saat ini, banyak perubahan yang terjadi dan membuat pekerjaan kita dapat lebih mudah dan memberikan manfaat yang lebih luas hanya para Guru tinggal mengemasnya saja menjadi sesuatu yang baru dan menarik, salah satunya dengan membuat konten digital yang tentunya diawali dengan menulis.  

Guru sangat mungkin untuk membuat konten digital karena pada dasarnya Guru memiliki pengetahuan yang luas akan mata pelajaran yang diampu, memiliki kemampuan menulis, dan yang pasti Guru pasti memiliki kemauan untuk saling berbagi. Berdasarkan yang disampaikan oleh Giri Suhardi selaku Head of Udemy Indonesia dalam webinar yang dilaksanakan oleh BINUS Teacher Community ini Digital Literacy, ada 4 hal yang perlu diperhatikan oleh seorang Guru dalam membuat konten digital yaitu:

  • Planning, membuat rencana dan materi konten digital yang akan dibuat dengan satu hal utama yang perlu diperhatikan adalah Guru benar-benar menguasai mengenai materi yang akan dibuat dalam content digital, tidak sebatas hanya materi yang diampu tetapi juga hal lain yang sekiranya dapat dikuasai oleh Guru. Disini kemampuan peran Guru sebagai penulis sangat dibutuhkan sehingga akan mendapatkan hasil yang baik 
  • Production, membuat video pendukung dan bisa diawali dengan yang mudah. Jangan dulu berpikir jika membuat video itu harus dengan kamera yang mahal, mic condenser yang mahal, lighting dan property pendukung lainnya yang mahal. Mulailah dari yang sederhana dengan menggunakan Smartphone, lampu belajar sebagai lighting dan kain hijau sebagai background.   
  • Publising, untuk menjangkau kelas yang luas tentunya harus dilakukan mempublish apa yang telah Guru buat dan ini merupakan salah satu tujuan dari konten digital yaitu berbagi dengan masyarakat luas sehingga apa yang Guru telah dibuat lebih memberikan manfaat bagi seluruh peserta didik di seluruh Indonesia. 
  • Promotion, untuk mempromosikan hasil karya seorang Guru sebenarnya lebih mudah tetapi kadang belum dilakukan secara maksimal. Setiap tahun akan ada peserta didik baru dan setiap tahun akan ada alumni dari sekolah yang dapat menjadi sebuah wadah dalam melakukan promosi, organisasi atau komunitas Guru, Perkumpulan Orang tua, dan tentunya dengan memaksimalkan media sosial yang Guru miliki. Hal ini juga akan menjadi pembeda akun media sosial Guru dibandingkan dengan masyarakat pada umumnya.  

Konten digital memang bukan hal yang sederhana tetapi kita bisa mulai dengan cara yang sederhana dan suatu saat nanti kita akan melihat hasil yang luar biasa dari karya kita dan satu hal yang pasti kita dapat saling berbagi ilmu yang kita miliki ke kalangan yang jauh lebih luas.

Salam Guru Belajar, Berbagi dan Berkarya.   

 

Poltak Efrisko Butar Butar

Add Comment